Social Icons

Selasa, 14 Mei 2013

Aneka Jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Manfaat tanaman obat keluarga

tanaman obat keluarga atau TOGA
Tanaman obat keluargaTanaman obat keluarga atau TOGA tentunya bagi ibu PKK sudah tidak asing lagi.Bahkan turut diperlombakan sampai tingkat Provinsi.Tetapi apakah kaum ibu sudah tahu semuanya tanaman apa saja yang sering anda lihat sehari-hari, bahkan sering dibabat saat kerja bakti hari Minggu karena dianggap sebagai tanaman yang tidak bermanfaat.


Anting-anting ( acalypha australis )

tanaman anting-anting obat herbal
Nama daerah           : Anting-anting
Bagian yang digunakan : seluruh tanaman segar atau kering
Khasiat               : antibiotik, anti radang, peluruh seni, astringent, menghentikan pendarahan (hemostatik)

Cara pemakaian :

    1. Disentri amoeba : tanaman kering (seluruh batang) sekitar 30-60 gram direbus, air rebusan diminum 2 kali dan diulang untuk 5-10 hari.
    2. Dermatitis,eksema,koreng : herba segar secukupnya direbus, air rebusannya untuk cuci kulit yang sakit
    3. Batuk, mimisan dan berak darah : tananaman kering 30-60 gram direbus dan diminum setelah dingin
    4. Obat untuk kucing : akar biasa dipakai obat oleh kucing secara alamiah
    5. Diare : tanaman kering 30-60 gram, direbus dan diminum saat dingin.

Bayam duri (amaranthus spinosus)


Nama daerah : bayam kerui, senggang cucuk, bayam eri, baya, sianu katingting, kedawa wawau, bayam kikihan
Khasiat     : sebagai pereda demam (antiperik), peluruh kencing (diuterik), peluruh haid, peluruh dahak (ekpektoran), penawar racun (antitoksik), menghilangkan bengkak (detumescent) dan pembersih darah, pelancar ASI (laktagoga)

Cara pakai :

    1. Melancarkan ASI : sebatang bayam duri segar seutuhnya dicuci bersih lalu dihaluskan.Lalu dibalurkan pada payudara dan sekitarnya.Lakukan sehari 3-4 hari sampai air susu mengalir lancar.
    2. Sakit gigi : akar bayam duri segar dibersihkan lalu dikunyah.

Binahong (anredera scandens)

Nama daerah : binahong
Bagian yang digunakan : daun, biji, buah
Khasiat : obat diabetes, mengurangi nyeri, penghalus kulit dan obat luka
Cara pakai :

    1.Diabetes : 50 gram daun binahong direbus dengan dua gelas air sampai mendidih, didinginkan dan disaring.Setelah hasil saringan dingin air diminum sekaligus.Pengobatan dilakukan 2 kali sehari.
    2. Luka : daun binahong segar secukupnya, daun dicuci bersih kemudian haluskan.Tempelkan pada bagian yang sakit lalu dibalut.Ganti 2 kali sehari.

Sambiloto (andrographis paniculata nees)

Bagian yang digunakan : seluruh bagian tumbuhan
Khasiat : efektif pengobatan infeksi, anti radang, anti bakteri, anti inflamasi

Cara pakai :

    1. TBC : daun kering digiling menjadi bubuk, diaduk dengan madu dan dibuat pil, sehari 2-3 kali @ 15-30 pil, diminum 3x1 kapsul perhari
    2. Darah tinggi : daun 5-7 lembar diseduh, minum sehari 3 kali
    3. Kencing manis : setengah genggam daun digodok, 10 cm batang brotowali, segenggam daun kumis kucing.Direbus dalam 3 gelas air jadikan 2 seperempat gelas.Dinginkan lalu saring kemudian diminum setelah makan.Satu hari 3 kali tiga perempat gelas.
    4. Radang paru : daun kering, 9 gr digodok lalu minum 3x3 kapsul perhari
    5. Demam : Minum perasan daun dan tempelkan dibadan
    6. Luka bakar : bubuk daun diaduk dengan minyak kelapa, balurkan dengan godokan daun segar.
Catatan : tidak disarankan penggunaan pada masa kehamilan.

Blimbing wuluh (averrhoa bilimbi )

Nama daerah : balimbing wuluh, blingbing buloh, limbi
Bagian yang digunakan : daun, buah, bunga
Khasiat : meredakan nyeri, melancarkan keluarnya empedu, anti radang dan meluruhkan kencing.Secara empirik bunga dapat digunakan sebagai obat batuk.Daun sebagai obat encok, penurun panas dan obat gondok.

Cara pakai :

    1. Gondongan : tumbuk 10 potong ranting muda belimbing wuluh beserta daunnya dan 4 butir bawang merah, balurkan pada yang sakit
    2. Rematik : tumbuk 100 gram daun muda , 10 butir cengkeh, 15 biji merica tambahkan cuka secukupnya sampai adonan seperti bubur, oleskan pada tempat sakit
    3. Batuk rejan : tumbuk 10 buah belimbing wuluh, remas dengan 2 sdm air garam, saring.Minum 2 kali sehari.

Brotowali ( tinosporae crispae)

Nama daerah : brotowali
Bagian yang digunakan : batang
Khasiat : membantu memelihara daya tahan tubuh
Cara pakai :
Kurang lebih 15 gram batang segar brotowali direbus dengan 3 gelas air selama 15 menit, didinginkan dan disaring.Hasil saringan diminum 3 kali sehari sama banyak.

Ciplukan (physalis angulata L)

Nama daerah : ciplukan
Bagian yang digunakan : herba (seluruh bagian tanaman)
Khasiat : antiperik, analgetik, diuretik, antitoksik, pereda batuk

Cara pemakaian :
Diabetes melitus : tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akarnya dan dibersihkan.Layukan, dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.Minum 1x sehari.

Dadap Serep (erythirna subumbrans Merr)

Nama daerah : dadap serep
Bagian yang digunakan : daun

Cara pemakaian :

    1. Demam : selain diberi obat penurun panas yang diminum, untuk mempercepat penurunan suhu badan dapat dikompres dengan daun dadap serep yang dihaluskan.
    2. Sakit perut : daun dadap serep segar , daun cocor bebek dan air secukupnya.bahan dihaluskan lalu dibalurkan pada perut yang sakit, diperbarui setiap 3 jam sekali.

Tapak dara(catharantus roseus)

Bagian yang digunakan : daun, akar, bunga
Khasiat : tekanan darah tinggi, asma,demam, kurang darah, tangan gemetar, luka bakar

Cara pakai :

    1.Hipertensi : sebanyak 15-20 gr daun tapak dara kering, 10 gr bunga krisan, direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring, diminum tiap sore ( 7 lembar daun atau bunga tapak dara, diseduh dengan 1 gelas air dan biarkan beberapa saat dan disaring, diminum menjelang tidur)
    2. Asma dan bronkhitis : 1 potong bonggol akar tapak dara, direbus dengan 5 gelas air, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
    3. Demam : 1 genggam (12-20 gr) daun tapak dara, 3 potong batang dan akar tapak dara, direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas diminum pagi dan sore dengan ditambah gula kelapa.
    4. Kurang darah : 4 putik bunga tapak dara putih, direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh diluar semalam, diminum pagi hari dan lakukan secara teratur.
    5. Tangan gemetar : 4-7 lembar daun tapak dara, diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring lalu minum
    6. Luka bakar : beberapa daun tapak dara, setengah genggam beras, direndam dengan air, kemudian tumbuk sampai halus, ditempel pada luka.

Sembung (blumea lacera)

Bagian yang dugunakan : daun
Khasiat : penurun panas

Cara pakai :
10 gr daun segar dicuci, direbus dengan satu gelas air selama 25 menit.Setelah dingin rebusan disaring dan diminum 2 kali sehari.

Sosor bebek (kalanchoe pinnata)

Bagian yang digunakan : daun
khasiat : antipiretik, diuretik, ekspektoran, antibakteri

Cara pemakaian :

    1. Demam : daun sosor bebek secukupnya, potong-potong, tempelkan diperut.
    2. Luka : daun sosor bebek secukupnya, diparut dan ditambah air sedikit, ditempel pada luka,diperbarui setiap 3 jam

Temulawak (curcuma xanthorrhiza)

Bagian yang digunakan : umbi
Khasiat : dapat digunakan untuk sakit limpa, sakit ginjal, sakit pinggang, asma, sakit kepala,masuk angin, maag, menambah nafsu makan, sembelit.

Cara pakai :

    1. Sakit kepala dan masuk angin : beberapa ruas temulawak diiris tipis, dikeringkan dan ditumbuk halus menjadi tepung, 2 genggam temulawak direbus dengan 4-5 gelas air sampai mendidih tinggal 3 gelas, kemudian disaring, diminum 2 kali sehari setengah gelas, pagi dan sore.
    2.Maag : 1 ruas temulawak diiris dan diangin-anginkan, kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih dan disaring.Diminum 1 kali sehari 1 gelas.

Ekor Kucing ( acalypha hispida)

Nama daerah : ekor kucing
Bagian yang digunakan : daun
Khasiat : penutup luka,peluruh air seni

Cara pakai :
untuk obat penutup luka : 5 gram daun segar,dicuci,ditumbuk sampai lumat,lalu ditempelkan pada luka dan dibalut dengan kain bersih

Jarak pagar (jatropha curcas)

Nama daerah : nawih nawas, jarak kosta, lulu nau, lulu ai fula
Bagian yang digunakan : daun
Khasiat : obat cacing, perut kembung dan obat luka

Kaca piring (gardenia augusta)

Bagian yang digunakan : daun,biji
Khasiat:sariawan, demam, sembelit

Cara pakai :

    1. Sariawan : 7 lembar daun kaca piring, 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren.Daun kaca piring diremas-remas dan ditambah dengan 1 cangkir air disaring.kemudian dicampur madu dan gula aren diaduk sampai rata lalu minum dan diulangi setiap 2 hari sekali.
    2. Demam : 7 lembar daun dan 1 potong gula batu.daun diremas dengan 1 gelas air dan disaring.Kemudian dicampur dengan gula batu dan diaduk sampai merata,lalu diminum
    3. Sukar BAB : 3 biji daun direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas lalu minum

Kemangi (ocimun sanctum)

Khasiat : menambah nafsu makan, menghilangkan bau badan.

Cara pakai :

    1. Bau badan : tumbuk halus daun, biji dan akar kemangi secukupnya, lalu seduh dengan air panas sebanyak 1 gelas.Saring air seduhannya, lalu tambahkan gula aren sucukupnya.Minum air seduhan setiap pagi dan malam hari.
    2. Bau mulut : daun kemangi bisa langsung dimakan sebagai lalapan.

Kemuning (murraya paniculata)

Nama daerah : kemuning, kajeni, kemoning, kamoneng, palopo
Khasiat : daunnya digunakan sebagai peluruh haid, peluruh dahak, mengurangi rasa nyeri, penurun panas, sakit gigi, sakit perut, kencing nanah, cacingan dan herpes.
Akar/kulit batang dapat digunakan sebagai kosmetika
Bunga : kosmetika, pewangi, gangguan haid, keputihan

Cara pemakaian :

    1. Eksim : rebus daun dan batang kemuning dengan air secukupnya, cuci bagian yang sakit dengan menggunakan rebusan
    2. Kulit kasar : campur 50 gram daun kemuning, 50 temugiring, 25 gram kulit jeruk purut dan 150 gram beras ketan yang sudah direndam sehingga menjadi lunak, lalu keringkan.Tambahkan 1 sendok teh garam, lalu tumbuk sehingga menjadi bubuk, kemudian aduk.Ambil 1-2 sendok makan bubuk tersebut lalu tambahkan sedikit air.Oleskan campuran bahan pada kulit yang kasar.Lakukan satu kali sehari.
    3. Masuk angin : 1 ruas kencur sebesar ibu jari dikuliti bersih, lalu dimakan dengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih.Dilakukan 2 kali sehari.
    4. Sakit kepala : 2-4 lembar daun kencur ditumbuk halus, lalu dioleskan pada dahi
    5. Batuk : 1 ruas kencur sebesar ibu jari dikuliti dan dikunyah. Airnya ditelan dan ampasnya dibuang.Lakukan tiap pagi secara rutin.

Kumis Kucing (orthosiphon spicatus)

Nama daerah : kumis kucing, kutun, mamam, bunga laba-laba
Bagian yang digunakan : Daun
Khasiat :Anti radang, peluruh air seni dan penghancur batu saluran kencing

Cara Pemakaian :

    1. Kencing batu :rebus 4-7 helai daun kumis kucing dan 7 tumbuhan meniran dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.Minum air rebusan 3 kali sehari.
    2. Anyang-anyangan : cuci bersih 30 gr kumis kucing,30 gr meniran dan 30 gr akar alang-alang.Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa satu setengah gelas.Setelah dingin minum setengah gelas 3 kali sehari.

Jahe ( zingiber officinale)

Nama daerah : jae, jahe
Bagian yang digunakan : umbinya
Khasiat : minyak jahe mencegah dan mengobati mual,memperkuat otot usus,membantu mengeluarkan gas, membantu fungsi jantung.

Cara pemakaian :
Masuk angin : 2 buah jahe sebesar ibu jari dicuci, diseduh air panas bila perlu ditambahkan sedikit gula aren.

Kencur (kaempferia galanga)

Bagian yang digunakan : umbi
Khasiat : untuk radang lambung, influenza, masuk angin, sakit kepala, batuk, diare, hilangkan kotoran, memperlancar haid, mata pegal

Cara pemakaian :

    1. Radang lambung : 2 ruas kencur sebesar ibu jari dikuliti sampai bersih dan kunyah.Ditelan airnya, ampasnya dibuang.Kemudian minum 1 gelas air putih dan diulangi sampai sembuh.
    2. Influenza : 1 ruas kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus, ditumbuk halus kemudian ditambah beberapa sendok air hangat, lalu dioleskan pada seputar hidung.

Kunyit (curcuma domestica)

Nama daerah : kunir, koneng, konyet
Bagian yang digunakan : umbi

Cara pemakaian :
Obat nyeri haid : dibuat kunyit asam
dapat digunakan untuk sunblock (pelindung sinar matahari)

Lengkuas (alpinia galangal)

Bagian yang digunakan : umbi
Khasiat : membantu meredakan demam, nyeri dan bengkak

Cara pemakaian :
Kurang lebih 20 gr lengkuas segar diparut, ditambah air matang hangat, diperas dan disaring kemudian ditambah madu.Diminum 1 kali sehari dan biasanya diulang hingga 4 hari.

Sereh (cymbopogon nardus)

Nama daerah : sereh, sorani
Bagian yang digunakan : daun, batang
Khasiat :
Akar : peluruh air seni, peluruh keringat, peluruh dahak, bahan untuk kumur
Daun : sebagai peluruh angin perut, penambah nafsu makan, pengobatan pasca persalinan, penurun panas dan pereda kejang

Cara pakai :
Untuk penghangat badan : 5 gr akar segar sereh dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama15 menit, kemudian diminum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas, pagi dan sore.

Lidah Buaya (aloe vera)

Bagian yang digunakan : seluruh bagian
Khasiat : laksasif (pencahar), anti inflamasi (anti radang), peluruh haid, paratiside
Toksisitas : Aloe vera menybabkan pencahar, jika digunakan membuat diare dan keram usus.Ibu hamil dilarang menggunakan aloe vera karena merangsang kontraksi uterus, ibu menyusui tidak boleh karena menyebabkan rasa sakit akibat kram lambung pada bayinya.

Cara pemakaian :

    1.sembelit : kupas kulit luar setengah lembar daun lidah buaya, buang durinya, cincang isinya, seduh dengan setengah cangkir air panas dan tambahkan gula.Minum 3 kali sehari
    2. Kencing manis : Rebus 1 lembar daun lidah buaya yang telah dikupas kulit luar dan bagian berduri serta dipotong-potong dalam 3 gelas air sampai tersisa satu setengah gelas.Saring, minum sehabis makan 3 kali sehari setengah gelas.
    3. Rambut rontok : Belah lidah buaya segar,ambil bagian dalamnya yang berupa agar-agar,lalu gosok ke kulit kepala setelah mandi sore.Bungkus rambut dengan sepotong kain.Cuci rambut keesokan harinya.Lakukan setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil memuaskan.

Lidah Mertua (sanseviera laurentii)

Bagian yang digunakan : seluruh bagian tananman
Khasiat : Antibiotik, radang , flu, batuk, kencing manis, tekanan darah tinggi, digigit ular

Cara pemakaian :

    1. Tekanan darah tinggi, diare, digigit ular, radang saluran nafas, radang lambung dan radang usus :
    Cuci bersih 27 gr akar lidah mertua kering, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.Saring air rebusan, lalu minum 2 kali sehari masing-masing setegah gelas.
    2. Influeanza,batuk,kencing manis : Cuci bersih 25 lembar lidah mertua,rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.Setelah dingin saring rebusan lalu minum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas.

Pandan Wangi (pandanus amaryllifollius)

Sifat dan khasiat : daun berkhasiat sebagai tonikum, penambah nafsu makan dan penenang
Bagian yang digunakan : daun

Cara pemakaian :

    1. Lemah saraf : daun pandan segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu dipotong kecil-kecil.Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas.Setelah dingin disaring, lalu minum pagi dan sore, masing-masing 1 gelas
    2. Rematik dan pegal linu : daun pandan segar sebanyak 5 lembar dan daun sereh 20 lembar, dicuci lalu ditumbuk sampai halus.Tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura masing-masing 1 sendok makan.Aduk sampai rata .Ramuan ini digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.

Salam (syzygium polyanthum)

Bagian yang digunakan : daun, kulit batang, akar dan buah
Khasiat : diare, kencing manis, maag, mabuk alkohol, kudis, gatal.

Cara pemakaian :

    1. Diare : 15 gr daun dicuci bersih, lalu direbus dengan 1 gelas air bersih selama 15 menit.Tambahkan sedikit garam.Setelah dingin disaring, lalu diminum
    2. Kencing manis : 7 lembar daun salam dicuci bersih,lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.Setelah dingin disaring dibagi untuk 2 kali minum
    3. Sakit maag : 15-20 lembar daun salam dierbus dengan setengah liter air sampai mendidih.Tambahkan gula merah secukupnya.Minum sebagai teh setiap hari, sampai rasa penuh dan perih di lambung menghilang.
    4. Kudis, gatal : Daun atau kulit batang atau akar, dicuci bersih lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur.Balurkan ke tempat yang sakit.

Sirih hijau(piper betle)

Nama daerah : suruh,sedah,seureh
Bagian yang digunakan : daun
Khasiat : daun untuk mimisan, bisul, batuk, sariawan, sakit mata.

Cara pemakaian :

    1. Antiseptik, penghilang bau mulut, obat batuk : 2 lembar daun sirih diseduh dengan air panas setelah dingin diminum
    2. Keputihan : 7-10 lembar daun sirih direbus dengan 2,5 liter air mendidih.Air rebusan dalam keadaan masih hangat dipakai untuk membasuh seputar daerah kemaluan, lakukan secara berulang.


Catatan : Untuk wanita usia produktif disarankan untuk tidak menggunakan rebusan daun sirih secara berulang karena sifat dari senyawa yang terkandung dalam sirih bersifat mengeringkan mukosa rahim.

Siri Merah (Piper crocatum)

Bagian yang digunakan : daun
Khasiat : anti bakteri, penguat sistem kekebalan tubuh.

Cara pemakaian :
1. Penguat kekebalan tubuh : ambil 3-4 lembar daun sirih merah direbus dan diminum sekali sehari.
2. Anti bakteri pada radang mata : rebus sirih merah dan cuci mata dengan air rebusan sirih merah yang telah dingin.

Demikian sekilas tentang beberapa jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang sering anda jumpai di sekitar lingkungan rumah.Sekarang pengetahuan anda telah bertambah banyak tentang manfaat tanaman obat keluarga ini. Diharapkan bila ibu-ibu PKK yang sedang mengelola TOGA dapat lebih terperinci lagi menyebutkan atau menuliskan khasiat pada label tanamannya nanti sehingga dapat melakukan pengobatan penyakit dengan tanaman obat keluarga.


Semoga bermanfaat


Sumber : Sehat tanpa Dokter dengan ramuan Herbal, Winkanda Satria Putra,Citra Media,cetakan 1,tahun 2013

0 komentar:

Poskan Komentar